Strategi Forex : Kriteria Broker guna Scalping

Strategi Forex : Kriteria Broker guna Scalping

Apakah beberapa dari kamu para trader pemula ataupun treader professional. Pernah mendengar strategi forex scalping ? Salah satu istilah yang tidak sedikit digunakan guna strategi trading forex ini. Scalping adalahistilah yangdipakai saat trader ingin melakukan Open dan close posisi dan belajar moving average secara tepat dan berulang-ulang masing-masing harinya dalam masa-masa yang tidak menentu.

strategi forex

Treader yang mengerjakan teknik ini dinamakan sebagai scalper, dimana scalping masuk ke dalam strategi Forex yang cocok untuk para trader yang tidak mempunyai waktu guna online seharian sarat ataupun memantau proses trading yang berjalan.

Namun scalping mewajibkan Trader untuk dapat mengawasi dengan cermat, proses yang dilangsungkan dalam kurun masa-masa yang bisa disesuaikan. Dalamtulisan ini bakal kita kupas secara jelas tentang kriteria broker terbaikguna scalping yang terdapat dalam perencanaan strategi forex anda.

1.            Broker Non Dealing Desk atau NDD

Hal kesatu ialah broker non dealing desk atau biasa dinamakan NDD. Trader yang ingin menggunakan kiat scalping ini, usahakan memilih Broker yang non dealing desk. Karena dengan demikian Anda dapat mendapatkan order klien yang langsung diteruskan ke pasar, lembaga keuangan, ataupun bank-bank besar. Hal ini berarti ini trader bakal trading langsung dengan situasi pasar sesungguhnya tetapi ini bakal membantu kamu dalam mengerjakan trading forex.

Baca Juga : Daftar Akun Demo

2.            Teregulasi

Kriteria kedua yang mesti dipunyai untuk scalping, Dalam strategi forexialah teregulasi. Trader yang memakai teknik scalping usahakan menghindari Broker yang tidak teregulasi dengan benar ataupun yang asal-asalan. Broker yang sembarangan, lazimnya disebut sebagai broker kaki lima. Broker laksana iniingin mengejar klien yang masih awam ataupun yang belum paham tentang pasar Forex. Kekurangan broker itu juga ialah mengeksekusi order yang ingin lambat dan pun sering merasakan daun dan situasi sinyal yang terputus.

3.            Leverage Tinggi

Broker opsi selanjutnya yang bisa kamu gunakan guna scalping ialah mereka yang meluangkan leverage tinggi. Namun hasil dalam sejumlah minggu terkadang tidak memuaskan dikomparasikan dengan tenaga yang terbuang. Bagi mengatasiurusan itu akan menggunakan sejumlah ukuran lebar ketika bertanding pastinya yang cocok dengan ketentuan broker lokasi mereka bertanding. Sehingga uang kamu dan pun akan yang kamu miliki tetap aman. Bagi trader yang baru saja belajar memakai teknik scalping terdapat baiknya memilih leverage kecil terlebih dahulu supaya tidak merasakan kerugian secara langsung dan pun mengalami.

Leave a Comment