Tips Merawat Bayi Terbaru yang Benar

Tips Merawat Bayi Terbaru yang Benar

generasimaju.com – Membuat Bayi Cerdas

1. Berikan stimulasi sensoris. Bayi menerima informasi tentang lingkungan di sekitarnya melalui pancaindra atau dikenal pula dengan kemampuan sensoris yang mencakup semua indra bayi, yaitu: kepekaan penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, dan perabaan. Kemampuan sensoris inilah yang akan menjembatani sehingga tercipta suatu pemahaman pada otak bayi. Misal, ketika bayi diusap dengan belaian lembut tangan Mama, ia akan merasakan kehalusan tangan Mama. Stimulasi ini akan menyampaikan pesan bahwa tangan mamanya halus.

2. Hindari overstimulasi dan suara-suara yang mengganggu. Suara yang terlalu keras dan mengganggu akan memengaruhi konsentrasi bayi. Otak membutuhkan waktu untuk membentuk pemahaman tentang sesuatu yang umumnya berlangsung melalui suatu proses. Jadi, ketika memberikan stimulasi, ada jeda untuk memberikan kesempatan pada otak mencerna dan memahami.

3. Ciptakan lingkungan yang mendorong pembelajaran. Yakni, lingkungan yang tenang dan aman dengan beragam benda yang bermanfaat untuk memberikan stimulasi. Siapkan pula peralatan atau permainan yang mampu merangsang bayi untuk mengembangkan keterampilannya. Tak perlu barang mahal, asal berfungsi untuk menstimulasi, seperti: botol bekas air mineral yang diisi dengan beras, berguna untuk menstimulasi pendengaran bayi. Untuk memberikan bunyi yang berbeda tinggal mengganti beras dengan pipilan jagung kering, misal.

Makan Teratur Sejak Bayi

1. Perhatikan ritme bayi. Ketika bayi berusia di bawah 6 bulan, Mama akan memberi ASI setiap terlihat sinyal lapar padanya. Namun, seiring bertambahnya usia bayi dan ia mulai mendapat MPASI, Mama hendaknya mencermati pola makanannya.

2. Jangan biarkan bayi tertidur saat makan atau minum. Ketika si kecil mulai terkantuk-kantuk, lakukan sesuatu yang mampu membuatnya terjaga. Misalnya, mengganti pospak, mengajak berbicara, mendengarkan musik bersama, dan lainlain.

3. Menetapkan jadwal aktivitas lain. Dengan membentuk jadwal yang rutin pada aktivitas mandi dan jalan-jalan sore, misal, akan membantu si bayi membentuk jam tubuhnya. Dengan demikian Mama akan lebih mudah membentuk jadwal makannya.

Pakai Popok Yang Tepat

1. Bila bepergian jarak pendek, baiknya gunakan popok kain pada bayi. Agar tidak bocor, popok dapat dilapis sehingga menjadi lebih tebal sedikit, namun saat mengompol tidak bocor. Hanya saja, Mama harus membawa popok kotor sepanjang perjalanan.

2. Bila bepergian jauh, boleh gunakan pospak (popok sekali pakai). Lebih praktis, Mama tidak perlu mencucinya dan dapat langsung membuangnya ke tempat sampah.

3. Pilihan lainnya, memakai popok kain yang dapat dipakai berulang kali namun dilapis dengan bahan anti-air, sehingga tak mungkin mengalami kebocoran. Hanya saja, pelapisnya harus sering diganti karena menggunakan bahan menyerupai kain handuk. Jadi, untuk menghindari kebocoran perlu mengganti pelapis bagian dalamnya.

Leave a Comment