Cinta Orangtua Mencerdaskan Buah Hati Bagian 2

sat-jakarta.com – Orangtua yang bersikap penuh cinta dalam pengasuhan anaknya, umumnya akan memiliki anak-anak yang berperilaku penuh cinta pula dalam kesehariannya. Ingat, anak mencontoh dari orangtuanya (copying). Jadi, anak yang dibesarkan dengan pola pengasuhan penuh cinta, umumnya akan menirukan pula perilaku orangtuanya.

Pola pengasuhan penuh cinta adalah pengasuhan dengan mengutamakan sifat sabar, murah hati, tidak sombong, tidak angkuh, dan tidak dengki. Sikap itulah yang akhirnya ditiru oleh si anak, sehingga dalam kesehariannya pun anak terbiasa untuk menerapkan perilaku tersebut. Dengan demikian anak akan tumbuh menjadi pribadi yang:

ANAK YANG MENYENANGKAN

* Penyabar Anak tidak mudah terpancing emosinya ketika menghadapi permasalahan dalam kesehariannya bersosialisasi.

* Murah hati. Anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki empati dan mudah berbagi terhadap orang lain.

* Tidak sombong. Anak memiliki empati terhadap teman-temannya, tidak mau menonjolkan dirinya meskipun dirinya berlebihan.

* Tidak angkuh. Anak memiliki sifat rendah hati dan ramah terhadap orangorang di lingkungannya, bersikap santun dan ramah kepada semua orang.

* Tidak ada dengki. Anak tidak merasa iri hati ketika melihat keberhasilan orang lain. Justru keberhasilan orang lain menjadi penyemangat dirinya untuk lebih giat lagi.

* Penuh percaya diri. Anak merasa yakin dengan kemampuannya dan tak mudah berkecil hati ketika menghadapi berbagai hal dalam kesehariannya. Dengan demikian, tugas-tugasnya pun, umumnya dipenuhi dengan hasil maksimal. Biasanya ini ditunjukkan dengan prestasi belajar yang baik.

* Berpikiran positif. Anak tidak mudah menyalahkan orang lain ketika menemui kegagalan. Umumnya, ia akan memandang kegagalan sebagai sebuah pembelajaran. Dengan demikian anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah putus asa.

* Pribadi menyenangkan. Karena memiliki perilaku yang baik, santun dalam bertutur kata, penyayang, maka anak akan menjadi sosok yang disenangi oleh banyak orang. Ketika anak memiliki sifat atau karakter seperti yang disebutkan di atas, umumnya akan berhasil dan sukses di lingkungan pekerjaan dan sosial. Seandainya pun kelak si anak mengembangkan keterampilan bersosialisasi, ia dapat tumbuh menjadi pimpinan atau leader.

Leave a Comment